iPublic.id, Sungaipenuh – Kenaikan tarif travel yang mulai berlaku 1 April 2026 memicu keluhan masyarakat, terutama karena dinilai memberatkan dan tidak disertai penjelasan transparan.
Sejumlah warga mengaku terbebani tarif baru yang dianggap terlalu tinggi dibanding sebelumnya, sehingga mempengaruhi keputusan mereka untuk bepergian.
Kenaikan tarif ini sebelumnya disepakati pelaku usaha travel sebagai penyesuaian biaya operasional yang terus meningkat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, dampaknya langsung dirasakan penumpang, khususnya pekerja harian dan mahasiswa yang bergantung pada transportasi travel antar kota.
“Biasanya masih terjangkau, sekarang jadi mikir dua kali untuk bepergian,” ujar salah satu warga.
Warga juga menilai kenaikan tarif tidak diimbangi peningkatan layanan yang signifikan dari pihak travel.
Keluhan serupa datang dari penumpang rutin yang mengandalkan travel untuk aktivitas kerja dan kebutuhan ekonomi keluarga.
Mereka menyebut kondisi ini berpotensi mengganggu mobilitas dan kestabilan pengeluaran rumah tangga.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, meminta agar kebijakan tarif segera dievaluasi.
Ia menegaskan penyesuaian tarif harus mempertimbangkan kemampuan ekonomi masyarakat agar tidak menimbulkan beban berlebihan.
“Kami meminta agar ada evaluasi terhadap tarif yang diberlakukan. Jangan sampai memberatkan warga,” ujarnya.
Pihak DPRD Kota Sungai Penuh juga mendorong pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan terhadap kebijakan tarif travel.
Selain itu, DPRD Kota Sungai Penuh menekankan pentingnya transparansi dari pelaku usaha dalam menetapkan tarif baru.
Penyesuaian tarif, menurut Dewan, harus disertai alasan jelas dan disampaikan secara terbuka kepada publik.
Sejumlah warga berharap pemerintah turut turun tangan untuk memastikan kebijakan transportasi tetap berpihak pada masyarakat kecil.
Kenaikan tarif ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah tekanan ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih. (*)
Penulis : Kir
Editor : Kir











