Jalan Andesit di Depan Gedung Nasional Sungai Penuh Rusak Parah, DPRD Usulkan Dibongkar

- Penulis

Minggu, 8 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

iPublic.id, Sungaipenuh – Kondisi Jalan Jenderal Sudirman di depan Gedung Nasional Sungai Penuh, tepatnya di kawasan Tugu 17, menuai sorotan masyarakat. Jalan yang dibangun menggunakan batu andesit melalui anggaran APBD 2023 sekitar Rp900 juta itu kini di laporkan mengalami kerusakan parah dan dinilai membahayakan pengguna jalan.

Kerusakan terlihat dari permukaan jalan yang bergelombang dan berlubang. Kondisi tersebut memicu keluhan warga karena berisiko bagi pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di kawasan pusat Kota Sungai Penuh itu.

Sejumlah warga menilai proyek pembangunan jalan tersebut terkesan mubazir. Pasalnya, sebelum diganti dengan batu andesit, jalan yang sebelumnya berlapis aspal disebut tidak pernah mengalami kerusakan serius.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang warga Sungai Penuh, Dedi, mengatakan jalan tersebut sudah beberapa kali diperbaiki oleh Dinas PUPR karena di nilai berbahaya. Namun, perbaikan yang dilakukan tidak bertahan lama.

“Jalan bergelombang dan berlubang di depan Gedung Nasional Sungai Penuh, tepatnya di kawasan Tugu 17, sudah beberapa kali diperbaiki oleh dinas terkait. Tapi sekarang justru semakin rusak parah dan membahayakan pengendara,” ujarnya.

Keluhan serupa juga datang dari tokoh masyarakat dan anggota DPRD Kota Sungai Penuh. Mereka mendesak agar jalan batu andesit tersebut di bongkar dan di kembalikan ke kondisi semula.

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, S.Sos., MM., mengatakan usulan pembongkaran jalan itu sebenarnya sudah lama di bahas di kalangan legislatif dan telah di sampaikan dalam pandangan fraksi-fraksi DPRD.

“Kami sangat sepakat jika jalan tersebut di bongkar oleh pihak terkait sesuai aturan yang berlaku. Kami berharap Dinas PUPR Kota Sungai Penuh bisa menanggapi permintaan masyarakat yang di sampaikan melalui DPRD, karena selain rusak parah juga membahayakan pengendara,” tegasnya.

Berdasarkan laporan warga, konstruksi jalan yang baru selesai di kerjakan itu juga mengalami pergeseran. Sejumlah batu andesit bahkan mulai terlepas dari posisi pemasangannya.

Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya kelemahan pada kualitas pekerjaan maupun perencanaan teknis proyek.

Akibat kerusakan tersebut, jalan di laporkan telah dua kali di bongkar dan di perbaiki dalam beberapa bulan terakhir. Namun setelah perbaikan kedua, kondisi jalan justru disebut semakin memburuk.

Saat di lintasi kendaraan, batu andesit yang longgar bahkan menimbulkan suara menyerupai “musik angklung”. Hal ini juga meningkatkan risiko kecelakaan bagi para pengguna jalan.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat sebelum terjadi kecelakaan yang lebih serius. Pasalnya, lokasi jalan tersebut berada di jantung Kota Sungai Penuh dan menjadi akses vital aktivitas masyarakat setiap hari.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Sungai Penuh, Y Z Oktovianus, ST., MT., mengatakan pihaknya akan melaporkan persoalan tersebut kepada Wali Kota Sungai Penuh untuk mendapatkan arahan penanganan lebih lanjut.

“Secepatnya terkait permintaan Dewan tersebut kita akan minta arahan Pak Wako dan kaji sesuai aturan yang ada,” singkatnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel ipublic.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi III DPRD Sungai Penuh Gelar RDP Bahas Kenaikan Tarif Travel
Komisi II DPRD Gelar Hearing Bahas Penataan Pedagang Pasar Tanjung Bajure
Tarif Travel Resmi Naik, Ketua DPRD Sungai Penuh Soroti Dampak ke Masyarakat
Misteri Tabrak Lari di Rawang: Pasutri Ditabrak Brio, Pelaku Kabur
Dugaan Kekerasan oleh Oknum Pejabat Pemkot Sungai Penuh, Korban Siap Tempuh Jalur Hukum
Komisi II DPRD Gelar Hearing Bersama Mitra Kerja Terkait Relokasi Lapak Pedagang Pasar Tanjung Bajure
Pimpinan dan Anggota DPRD Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa bersama Pemerintah Kota Sungai Penuh
Nenek 67 Tahun di Sungai Penuh Kehilangan Bantuan PKH, Warga Pertanyakan Penyebabnya
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 03:07 WIB

Komisi III DPRD Sungai Penuh Gelar RDP Bahas Kenaikan Tarif Travel

Selasa, 7 April 2026 - 05:35 WIB

Komisi II DPRD Gelar Hearing Bahas Penataan Pedagang Pasar Tanjung Bajure

Rabu, 1 April 2026 - 14:32 WIB

Tarif Travel Resmi Naik, Ketua DPRD Sungai Penuh Soroti Dampak ke Masyarakat

Rabu, 1 April 2026 - 05:20 WIB

Misteri Tabrak Lari di Rawang: Pasutri Ditabrak Brio, Pelaku Kabur

Minggu, 29 Maret 2026 - 02:11 WIB

Dugaan Kekerasan oleh Oknum Pejabat Pemkot Sungai Penuh, Korban Siap Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru

Kota Sungai Penuh

Komisi III DPRD Sungai Penuh Gelar RDP Bahas Kenaikan Tarif Travel

Kamis, 9 Apr 2026 - 03:07 WIB

Kota Sungai Penuh

Komisi II DPRD Gelar Hearing Bahas Penataan Pedagang Pasar Tanjung Bajure

Selasa, 7 Apr 2026 - 05:35 WIB