Nenek 67 Tahun di Sungai Penuh Kehilangan Bantuan PKH, Warga Pertanyakan Penyebabnya

- Penulis

Senin, 16 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

iPulic.id, Sungaipenuh– Penghentian bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) terhadap seorang lansia di Desa Larik Kemahang, Kecamatan Hamparan Rawang, Kota Sungai Penuh, menimbulkan pertanyaan dari warga setempat. Nenek Kaswizar (67), yang sebelumnya tercatat sebagai penerima bantuan sosial tersebut, diketahui tidak lagi menerima PKH pada tahun 2026.

Warga menilai keputusan penghentian bantuan tersebut tidak sesuai dengan kondisi ekonomi yang dialami nenek Kaswizar. Ia diketahui hidup dalam keterbatasan dengan kondisi rumah yang terbuat dari kayu yang sudah rapuh dan keropos.

Selain faktor usia yang sudah lanjut, nenek Kaswizar juga disebut-sebut sangat membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Selama ini, bantuan PKH menjadi salah satu penopang utama bagi kehidupannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa warga menyampaikan bahwa secara kriteria, nenek Kaswizar masih tergolong sebagai masyarakat rentan miskin yang seharusnya layak mendapatkan bantuan dari pemerintah. Bahkan, menurut warga, kondisi yang dialami nenek tersebut dinilai lebih membutuhkan dibandingkan sebagian penerima bantuan lainnya.

Masyarakat Desa Larik Kemahang berharap pemerintah melalui Dinas Sosial Kota Sungai Penuh dapat meninjau kembali penghentian bantuan tersebut. Warga juga meminta agar pihak terkait segera merespons keluhan yang disampaikan demi membantu nenek Kaswizar mendapatkan kembali hak bantuan sosialnya. (Kir)

Penulis : Kir

Editor : Kir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel ipublic.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PKPS Kota Sungai Penuh 2025–2030
DPD Golkar Sungai Penuh Gelar Konsolidasi, Bahas BSN-PG, PPID, dan Muscam
Cek Endra Serahkan SK, Hutri Randa Resmi Jadi Ketua DPD Golkar Kota Sungai Penuh
Hutri Randa Bersama Fraksi Golkar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kampung Dalam
DPRD Sungai Penuh Bahas Pajak Air dan Sampah di PT. KMH
Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Festival Kopi Kerinci 2026
DPP Golkar Beri Restu Hutri Randa Maju sebagai Calon Ketua DPD Golkar Kota Sungai Penuh
Penjaringan Calon Ketua DPD Golkar Kota Jambi Periode 2026–2031 Resmi Dibuka
Berita ini 28 kali dibaca
Kasus penghentian bantuan PKH terhadap Nenek Kaswizar ini menjadi perhatian warga sekitar karena dinilai belum sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Masyarakat berharap pemerintah daerah melalui Dinas Sosial Kota Sungai Penuh dapat melakukan pengecekan ulang data penerima bantuan agar program sosial benar-benar tepat sasaran dan membantu masyarakat yang paling membutuhkan.

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:43 WIB

Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PKPS Kota Sungai Penuh 2025–2030

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:11 WIB

DPD Golkar Sungai Penuh Gelar Konsolidasi, Bahas BSN-PG, PPID, dan Muscam

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Cek Endra Serahkan SK, Hutri Randa Resmi Jadi Ketua DPD Golkar Kota Sungai Penuh

Kamis, 24 September 2026 - 15:47 WIB

DPRD Sungai Penuh Bahas Pajak Air dan Sampah di PT. KMH

Senin, 21 September 2026 - 03:55 WIB

Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Festival Kopi Kerinci 2026

Berita Terbaru

Kota Sungai Penuh

DPD Golkar Sungai Penuh Gelar Konsolidasi, Bahas BSN-PG, PPID, dan Muscam

Rabu, 14 Okt 2026 - 14:11 WIB