iPublic id, Tel-Aviv – Klaim yang menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan saudaranya Iddo Netanyahu menjadi korban serangan Iran ramai beredar di media sosial. Namun berbagai laporan menyatakan informasi tersebut tidak benar, dan keduanya dilaporkan berada dalam kondisi aman.
Rumor tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan setelah konflik antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran. Sejumlah unggahan bahkan menyebut Netanyahu telah tewas atau melarikan diri dari Israel menuju Jerman berdasarkan data pelacakan penerbangan.
Laporan dari Hindustan Times menyebut kabar itu muncul setelah meningkatnya eskalasi konflik menyusul serangan militer Amerika Serikat dan Israel di Iran pada Februari. Sejak saat itu Iran dilaporkan meluncurkan sejumlah rudal dan drone ke wilayah Israel.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski begitu, klaim mengenai kematian Netanyahu terbantahkan. Perdana Menteri Israel tersebut dilaporkan masih beraktivitas dan terlihat berada di Tel Aviv beberapa hari setelah rumor tersebut menyebar.
Netanyahu bahkan dilaporkan mengunjungi sejumlah lokasi yang terdampak serangan serta menghadiri beberapa agenda resmi. Kehadirannya di beberapa kegiatan publik menjadi bukti bahwa informasi yang beredar di media sosial tidak benar.
Pada Selasa, 9 Maret 2026, Netanyahu juga terlihat berada di Pelabuhan Ashdod bersama Menteri Transportasi Israel Miri Regev. Dalam pernyataan resmi, kunjungan itu dilakukan untuk meninjau aktivitas pelabuhan dan memastikan kelangsungan perdagangan maritim Israel di tengah operasi militer.
Selain isu mengenai Netanyahu, muncul pula klaim lain yang menyebut Iddo Netanyahu tewas dalam serangan udara Iran di Tel Aviv. Beberapa unggahan juga menyebut Kepala Mossad David Barnea serta Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir turut menjadi sasaran serangan.
Namun hingga kini tidak ada laporan resmi yang membenarkan klaim tersebut. Tidak ditemukan bukti bahwa Iddo Netanyahu maupun pejabat Israel lainnya menjadi korban dalam serangan udara Iran.
Iddo Netanyahu sendiri dikenal sebagai dokter dan penulis. Ia menempuh pendidikan kedokteran di Hebrew University of Jerusalem dan pernah bekerja di Amerika Serikat sebagai dokter spesialis radiologi.
Selain berkarier di bidang medis, Iddo juga aktif menulis sejumlah buku dan naskah drama. Ia diketahui tidak memiliki jabatan resmi dalam pemerintahan Israel.
Penulis : Kir
Editor : Kir
Sumber Berita: Metrotvnews.com











