iPublic.id, Jakarta – Viral di media sosial sebuah video yang menampilkan simulator kuda di lingkungan Mabes Polri. Dalam video tersebut disebutkan bahwa alat latihan itu memiliki harga sekitar Rp1 miliar per unit sehingga memicu perbincangan luas di kalangan publik.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Divisi Humas Kepolisian Negara Republik Indonesia, Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa alat tersebut merupakan fasilitas latihan bagi personel polisi berkuda. Ia menegaskan bahwa pengadaan simulator tersebut menggunakan anggaran tahun 2016.
Menurut pihak kepolisian, simulator kuda tersebut berfungsi sebagai sarana latihan teknik dasar menunggang kuda bagi anggota polisi. Melalui alat ini, personel dapat mempelajari berbagai gerakan dasar sebelum berlatih menggunakan kuda sungguhan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Latihan yang dilakukan meliputi teknik berjalan, berlari, melompati rintangan, hingga latihan kecepatan berkuda. Simulasi tersebut ditampilkan melalui layar yang menggambarkan berbagai kondisi medan berkuda.
Saat ini terdapat empat unit simulator yang digunakan oleh Direktorat Polisi Satwa. Seluruh perangkat tersebut ditempatkan di markas polisi satwa yang berada di Depok.
Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah anggota polisi mencoba simulator tersebut. Mereka tampak mengikuti latihan berkuda dengan bantuan teknologi simulasi yang dirancang menyerupai kondisi latihan sebenarnya. (*)
Penulis : Kir
Editor : Kir
Sumber Berita: Kompas











