Seorang Anak Pemulung Bertahan Hidup di Tengah Keterbatasan, Tinggal Bersama Nenek

- Penulis

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

iPublic.id, Batang – Seorang anak di usia dini harus berjuang keras demi bertahan hidup dengan menjadi pemulung, mengumpulkan botol serta barang bekas untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

Saat ini, ia tinggal bersama sang nenek setelah keluarganya mengalami perpecahan. Ayahnya di ketahui sedang menjalani hukuman penjara, sementara ibunya telah pergi dan memilih hidup bersama keluarga barunya.

Kondisi tersebut memaksa anak itu menjalani kehidupan yang jauh dari kata layak untuk usianya. Di saat anak-anak lain menikmati masa bermain dan belajar, ia justru harus menghadapi kerasnya kehidupan di jalanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap hari, ia mengais rezeki dari tumpukan sampah, berharap hasil yang di dapat cukup untuk sekadar makan dan bertahan hidup bersama neneknya.

Kisah ini menjadi potret nyata masih adanya anak-anak yang hidup dalam keterbatasan ekonomi dan kurangnya perlindungan keluarga.

Di harapkan ada perhatian dari masyarakat maupun pihak terkait agar anak tersebut mendapatkan bantuan yang layak, baik dari segi pendidikan maupun kebutuhan hidup.

Meski hidup dalam keterbatasan, harapan tetap ada. Banyak yang mendoakan agar ia di berikan kekuatan dan kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik serta mampu mengubah nasibnya kelak. (*)

Penulis : Kir

Editor : Kir

Sumber Berita: PojokBaca.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel ipublic.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Minum Oli, MUI Sulsel: Haram dan Berbahaya bagi Kesehatan
Bansos PKH dan BPNT Triwulan II Cair Pekan Kedua April 2026
Guru Non-ASN Beserdik Didorong Segera Terima Gaji dari Dana BOS
PPPK Tak Bisa Diberhentikan Sembarangan, BKN Tegaskan Perlindungan Hukum
Ragam kendaraan niaga untuk UMKM bakal hadir di GIICOMVEC 2026
Generasi Muda Ubah Makna Rumah, Dari Aset ke Gaya Hidup
Pembatasan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun Resmi Berlaku, Pemerintah Tegaskan Tanpa Kompromi
Maling Tinggalkan Surat Maaf Usai Bobol Rumah, Ngaku Butuh Ongkos Mudik
Berita ini 3 kali dibaca
Kisah ini menjadi pengingat bahwa masih banyak anak-anak di luar sana yang membutuhkan perhatian dan uluran tangan. Dukungan dari lingkungan sekitar, baik dalam bentuk bantuan kebutuhan dasar maupun akses pendidikan, sangat dibutuhkan agar mereka memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 16:15 WIB

Viral Minum Oli, MUI Sulsel: Haram dan Berbahaya bagi Kesehatan

Kamis, 2 April 2026 - 02:46 WIB

Guru Non-ASN Beserdik Didorong Segera Terima Gaji dari Dana BOS

Rabu, 1 April 2026 - 03:01 WIB

PPPK Tak Bisa Diberhentikan Sembarangan, BKN Tegaskan Perlindungan Hukum

Senin, 30 Maret 2026 - 23:00 WIB

Ragam kendaraan niaga untuk UMKM bakal hadir di GIICOMVEC 2026

Senin, 30 Maret 2026 - 14:24 WIB

Generasi Muda Ubah Makna Rumah, Dari Aset ke Gaya Hidup

Berita Terbaru

Kota Sungai Penuh

Komisi III DPRD Sungai Penuh Gelar RDP Bahas Kenaikan Tarif Travel

Kamis, 9 Apr 2026 - 03:07 WIB

Kota Sungai Penuh

Komisi II DPRD Gelar Hearing Bahas Penataan Pedagang Pasar Tanjung Bajure

Selasa, 7 Apr 2026 - 05:35 WIB