Kerinci dan Sungai Penuh Tetap Terang Saat Blackout Sumatera, PLTA KMH Jadi Penopang Utama

- Penulis

Senin, 22 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

ipublic.id, Kerinci – Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh tetap menikmati pasokan listrik relatif stabil saat blackout melanda sebagian besar wilayah Sumatera pada Mei 2026.

Keberlangsungan pasokan listrik tersebut di dukung oleh operasional PLTA Kerinci Merangin Hidro (KMH) yang terhubung ke sistem kelistrikan Sumatera.

Gangguan listrik besar terjadi setelah adanya masalah pada jaringan transmisi tegangan tinggi yang memengaruhi sistem interkoneksi Sumatera.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat gangguan tersebut, sejumlah provinsi di Sumatera mengalami pemadaman listrik dengan durasi yang bervariasi.

Di tengah kondisi tersebut, Kerinci dan Sungai Penuh berada dalam posisi yang lebih baik di bandingkan banyak daerah lainnya.

PLTA Kerinci Merangin Hidro tetap beroperasi dan berkontribusi menjaga pasokan energi bagi wilayah sekitar serta mendukung pemulihan sistem.

Keberadaan pembangkit listrik tenaga air tersebut menjadi faktor penting dalam memperkuat ketahanan energi regional.

Meski demikian, sebagian pelanggan di Kerinci dan Sungai Penuh dilaporkan masih mengalami pemadaman bergilir pada beberapa lokasi.

Pemadaman terbatas itu di lakukan sebagai bagian dari pengaturan beban selama proses normalisasi jaringan kelistrikan Sumatera.

Pihak PLN menjelaskan bahwa daya listrik dari PLTA KMH tidak hanya di alokasikan untuk kebutuhan lokal.

Energi yang di hasilkan juga di salurkan ke sistem interkoneksi Sumatera guna membantu mempercepat pemulihan pascablackout.

Kondisi ini menunjukkan peran strategis PLTA Kerinci Merangin Hidro dalam mendukung keandalan pasokan listrik di Pulau Sumatera.

Selain menopang kebutuhan daerah, pembangkit tersebut kini menjadi salah satu aset penting dalam sistem energi regional.

Keberhasilan menjaga pasokan listrik saat blackout menjadi bukti meningkatnya kapasitas infrastruktur energi di Kerinci dan Sungai Penuh.

Dengan hadirnya PLTA KMH, wilayah Kerinci tidak lagi hanya menjadi konsumen energi, tetapi juga berperan sebagai daerah penyangga kelistrikan Sumatera. (*)

Penulis : Kir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel ipublic.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Direktur Travel Sepakati Tarif Baru, Berlaku 1 April 2026
Bupati Monadi dan PT Kerinci Merangin Hydro Restocking Ikan Endemik di Danau Kerinci
Berita ini 9 kali dibaca
Blackout yang melanda sebagian wilayah Sumatera pada Mei 2026 menjadi ujian bagi keandalan sistem kelistrikan regional. Di tengah gangguan tersebut, Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh relatif mampu mempertahankan pasokan listrik berkat dukungan PLTA Kerinci Merangin Hidro (KMH). Keberadaan pembangkit listrik tenaga air ini tidak hanya memperkuat ketahanan energi daerah, tetapi juga berkontribusi terhadap pemulihan sistem interkoneksi Sumatera. Peran strategis PLTA KMH menunjukkan pentingnya investasi infrastruktur energi dalam mendukung stabilitas pasokan listrik dan pembangunan ekonomi di wilayah Kerinci serta Provinsi Jambi secara umum.

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 08:33 WIB

Kerinci dan Sungai Penuh Tetap Terang Saat Blackout Sumatera, PLTA KMH Jadi Penopang Utama

Rabu, 1 April 2026 - 04:19 WIB

Direktur Travel Sepakati Tarif Baru, Berlaku 1 April 2026

Kamis, 12 Februari 2026 - 03:52 WIB

Bupati Monadi dan PT Kerinci Merangin Hydro Restocking Ikan Endemik di Danau Kerinci

Berita Terbaru

Kota Sungai Penuh

DPRD Sungai Penuh dan Pemkot Tandatangani Nota Kesepakatan KUA-PPAS 2027

Rabu, 12 Agu 2026 - 08:29 WIB